Menatap Wajah Diri

Gerak daun di hutan dan tetes embun menampilkan keindahan yang hening,,
Tempat aku,, raspetir,, berpikir dan terlahir kembali,,
Melihat segala yang perlu dipertanyakan,, sendiri,, tanpa batas norma dan interfensi teologi,,
Aku akan berada di sini dan di mana saja tempat kutinggalkan kesadaran ini diam,, suatu saat disenja nanti itupun kalau sempat,,

Posting Komentar untuk "Menatap Wajah Diri"