Hening sejenak,, sekali lagi diri ini berada di tempat asing,, menerobos waktu untuk mencapai kesendirian,, apakah itu yang disebut damai,,??
Hari ini ras petir menceritakan perjalanan baru,,
Ada tempat-tempat yang tidak datang dengan nama besar,, tidak ramai dibicarakan, bahkan mungkin terlewat begitu saja oleh kebanyakan orang.. Namun anehnya, justru tempat seperti itulah yang kadang terasa paling dekat dengan sesuatu di dalam diri..
Perjalanan kali ini membawa saya menuju sebuah lokasi bernama Batuglas,, sebuah kawasan yang berjarak sekitar sepuluh menit dari lokasi tujuan camping saya yaitu Padang..
Saya tiba di Batuglas pada siang hari..
Dari tempat ini,, terlihat bentangan pegunungan yang pernah dibuka oleh aktivitas penggalian emas.
Lanskapnya terasa unik—ada sesuatu yang keras,, liar,, dan jujur.. Alam dan bekas tangan manusia berdiri berdampingan,, meninggalkan pemandangan yang sulit dijelaskan dengan sederhana..
Di tengah suasana itu,, saya memilih beristirahat sejenak..
Sebuah kamar camp security di Batuglas menjadi tempat tidur siang saya hari itu.. Tidak ada kemewahan.. Hanya ruang sederhana,, udara yang tenang,, dan rasa lelah yang perlahan menghilang..
Menjelang sore,, cahaya matahari mulai masuk ke dalam kamar..
Entah kenapa,, ada rasa damai saat melihat sinar itu jatuh perlahan di dinding dan lantai ruangan.. Kadang ketenangan tidak datang dari tempat yang indah,, melainkan dari keadaan ketika pikiran berhenti terburu-buru..
Malam di Batuglas terasa sunyi..
Tidak banyak suara selain angin dan kesunyian yang sesekali terasa seperti teman bicara.. Di tempat seperti ini,, waktu bergerak lebih lambat.. Pikiran yang biasanya penuh perlahan mulai mengendap..
Keesokan paginya,, saya melanjutkan perjalanan menuju lokasi bernama Padang..
Begitu tiba,, hal pertama yang saya lakukan adalah mendirikan tenda darurat..
Namun seperti biasa,, alam selalu punya cara untuk mengingatkan bahwa rencana tidak selalu berjalan mulus..
Ternyata terpal yang saya bawa dari rumah sudah bocor—kemungkinan besar dimakan tikus..
Sebuah masalah kecil, tapi cukup membuat saya tersenyum sendiri..
Kadang perjalanan bukan tentang semuanya berjalan sempurna,, melainkan tentang bagaimana kita menerima hal-hal kecil yang tidak sesuai harapan..
Anehnya, di tempat ini saya justru merasa tenang..
Ada perasaan yang sulit dijelaskan,, seolah-olah akan ada banyak hal menarik yang menunggu untuk dialami.. Bukan sesuatu yang besar atau dramatis—hanya rasa bahwa perjalanan ini masih menyimpan cerita..
Subuh datang dengan tenang..
Udara terasa dingin, langit perlahan berubah warna, dan dunia seperti belum benar-benar terbangun..
Di saat seperti itu, saya merasa ini mungkin bukan sekadar perjalanan biasa..
Mungkin ini adalah awal baru..
Bukan awal yang besar.. Bukan perubahan yang langsung terlihat..
Tapi awal kecil dalam pencarian makna kedamaian serta lembar baru cerita hidup saya..
Posting Komentar untuk "Jika Perjalanan Ini Mengganggu Mungkin Aku Salah Memaknainya"